Sunday, 18 December 2016

[Review] Headshot (2016)


Khas orang Indonesia adalah baru mau nonton film Indonesia kalau film tersebut sudah dipuji-puji dulu di luar negeri. Begitu juga yang terjadi pada Headshot. Film garapan The Mo Brothers ini ditayangkan dulu di Toronto International Film Festival 2016 dan mendapat pujian sebelum tayang di Indonesia.

Alasan saya menunggunya? The Mo Brothers, Iko Uwais, Julie Estelle, dan Chelsea Islan. The Mo Brothers memang sudah menarik perhatian saya sejak Rumah Dara meskipun saya kurang puas dengan Killers. Btw, kapan nih Rumah Dara 2? Iko Uwais tentu saja sudah identik dengan film aksi sejak The Raid, Julie Estelle dengan perannya sebagai Hammer Girl yang membekas di The Raid 2, dan Chelsea Islan yang... Ehem, cakep :p

Film dimulai dengan Ailin (Chelsea Islan), seorang dokter muda di sebuah pulau kecil yang merawat seorang lelaki muda amnesia yang diberi nama Ishmael (Iko Uwais). Sementara itu, di belahan pulau yang lain terdapat Lee (Sunny Pang), seorang gembong narkoba bersama anak-anak angkat yang loyal sampai mati padanya.

Saturday, 26 November 2016

[Review] Xena : Warrior Princess S1-S6 (1995-2001)


Mungkin kalian anak 90an masih ingat kalau salah satu stasiun televisi Indonesia pernah menayangkan serial televisi Hercules : The Legendary Journeys tiap Minggu siang dan diikuti dengan Xena : Warrior Princess setelahnya. Xena sendiri awalnya merupakan salah satu antagonis di seri Hercules yang dibuatkan serialnya sendiri setelah mendapatkan sambutan hangat dari penonton. Sampai sekarang pun, serial ini disebut sebagai salah satu film dengan fanbase terbanyak dan fanatik di dunia.

Saya masih SD waktu menonton serial ini tiap Minggu siang. Dan karena masih SD, saya tahunya ini cerita tentang cewek jagoan yang berpetualang memberantas kejahatan. Setelah berhasil menuntaskan 6 musimnya, saya baru mengerti kalau cerita dalam serial ini lebih kompleks ketimbang cewek jagoan menegakkan keadilan. Lagian kayaknya waktu itu stasiun televisi yang saya tonton tidak tuntas menayangkan seluruh episodenya, hanya satu atau dua musin pertama saja yang diputar.

Saturday, 29 October 2016

[Review] Doctor Strange (2016)


Dr. Stephen Strange (Benedict Cumberbatch), dokter bedah handal yang mengalami kecelakaan sehingga jari-jarinya cedera. Tentu saja itu menjadi pukulan berat baginya karena tangannya terus-menerus tremor. Putus asa, ia mencari penyembuhan dengan mencari Kamar Taj di Nepal. Dan yang ditemukannya adalah hal di luar nalar yang diyakininya selama ini.

Thursday, 20 October 2016

[Review] Scream Series Season 2 (2016)


Ingat kalau Scream musim pertama diakhiri dengan 6 orang survivors? Kalau kalian ingat ending S1 di mana Audrey membakar surat-surat, kali ini masalah surat tersebut akan menerornya di S2 ini. Mendadak ada teror yang muncul lagi dan terus menyiksa Audrey melalui copyan suratnya. Dan teror pembunuhan pun kembali dimulai.

Saturday, 15 October 2016

[Review] Jessica Jones Season 1 (2015)


Marvel punya banyak superhero yang belakangan terus diangkat ke TV series. Dari Daredevil, Agents of SHIELD, hingga Jessica Jones ini. Jessica Jones (Krysten Ritter) diceritakan sebagai seorang Private Investigator yang tinggal di Hell's Kitchen. Apa kekuatannya? Dia punya tenaga luar biasa sejak mengalami kecelakaan saat remaja.

Sunday, 2 October 2016

[Review] Miss Peregrine's Home for Peculiar Children (2016)


Yang bikin menarik adalah judulnya yang selain kepanjangan jadi susah diucapkan juga kata "Peculiar" alias istimewa yang bikin penasaran para calon penonton. Singkatnya, seperti yang pernah tak sengaja saya baca di Twitter, film ini adalah cerita tentang X Mansion versi tahun 1940an. Tentu saja karena isinya adalah anak-anak dengan kemampuan istimewa atau mutant kalau kita ikuti istilahnya X-Men. Dan seperti X-Men, yang jadi antagonisnya tentu saja yang berasal dari kaum istimewa juga.

Saturday, 24 September 2016

[Review] Wentworth Season 4 (2016)


Ingat ending Season 3 di mana Ferguson ditahan dan Kaz Proctor (Tammy Macintosh) dari kelompok The Red Right Hands dimasukkan ke Wentworth juga? Mereka berdua akan menjadi titik penting dalam film ini. Ferguson yang licik berusaha mencari cara agar bisa kembali menguasai Wentworth dengan memanfaatkan Kaz yang belum tahu tentang ulah Ferguson sebelumnya.