Sunday, 8 July 2018

[Review] Ant-Man and The Wasp (2018)

(previewsworld.com)

Setelah insiden di Sokovia dalam Captain America: Civil War, Ant-Man alias Scott Lang (Paul Rudd) menjadi tahanan rumah yang dipasangi alat pelacak di kakinya. Kalau sampai melangkah keluar pagar, alarm akan berbunyi dan agen FBI langsung datang mengecek. Menyusahkan, ya? Suatu hari, Scott bermimpi aneh tentang Janet van Dyne (Michelle Pfeiffer), istri Hank Pym (Michael Douglas), yang selama ini menghilang di alam kuantum. Kemungkinan besar ada cara untuk membawa pulang ibunya Hope van Dyne alias The Wasp (Evangeline Lilly) kembali ke dunia mereka.

Sama seperti film Ant-Man sebelumnya, Scott Lang digambarkan sebagai figur kebapakan yang sayang anak. Salah satunya dengan mengajak anaknya bermain seadanya dalam rumah karena tidak bisa keluar rumah. Tentu saja berbagai kekocakan muncul dalam usahanya menjadi ayah yang baik. 

The Wasp generasi kedua pertama kalinya muncul dalam film ini dengan kostum yang keren. Seperti namanya, Wasp alias tawon, ia bisa terbang karena diberi sayap. Ant-Man kalah sedikit karena tidak punya sayap dan hanya bisa memanggil serangga untuk jadi tunggangannya. Dalam proses membawa pulang Janet van Dyne, tentu saja ada halangan yang muncul. Dari makhluk putih yang bisa menghilang hingga segerombolan pedagang yang menginginkan hasil penelitian Hank Pym.

Karena Ant-Man and The Wasp punya kemampuan dan alat untuk mengubah ukuran, maka di film ini penonton akan dimanjakan dengan efek perbedaan ukuran yang seru. Salah satunya tentu saja box berisi mobil-mobil hot wheels yang bisa berubah menjadi ukuran aslinya! Seperti halnya film-film Marvel lainnya, Ant-Man and The Wasp juga dibumbui humor meskipun tumben untuk kali ini tidak selucu biasanya. Meskipun begitu ada satu adegan memorable yang paling memancing tawa penonton, yaitu saat Janet sesaat mengambil alih tubuh Scott. Perhatikan adegan ini, ya!

Jika ada yang penasaran kenapa Ant-Man tidak muncul di Infinity Wars kemarin, kalian akan menemukannya dalam after credit scene. Jangan langsung beranjak pergi, karena masih ada satu credit scene lagi setelahnya, lho!


No comments :

Post a comment