Wednesday, 13 April 2016

[Review] Orange Is The New Black Season 2 (2014)


Litchfield's girls is back! Setelah season 1 ditutup dengan kekacauan yang dilakukan Piper gara-gara memukuli Pennsatucky sampai gigi depannya sompral semua, maka di awal season 2 ini mendadak ia dipindahkan ke penjara Chicago untuk menjadi saksi dalam persidangan bandar narkoba bersama Alex.

Oh tenang saja, perpindahannya hanya sementara. Nanti dia akan kembali lagi ke Litchfield. Btw, sedikit sopiler kalau season 2 ini Alex Vause hanya akan muncul selama 3 episode saja. Jangan panik dulu, she'll be back for all episodes in season 3. I'm waiting for her, Orange Is The New Black is never be Orange Is The New Black without Chapman X Vause :D

Masih menyoroti kehidupan dalam penjara dengan intrik-intriknya, kali ini ditambah dengan kedatangan Vee, ibu angkat Taystee yang mantan penguasa Litchfield. Kembali lagi setelah sekian lama keluar, Vee beranggapan bahwa Litchfield sudah berubah dan berusaha kembali menguasai penjara. Sementara itu, tahta Red di dapur direbut dan dialihkan menjadi hak kuasa Spanish Girls meninggalkan Red yang merasa kesepian dan bergabung dengan geng nenek-nenek untuk membuat klub berkebun.

Piper yang dikira tidak akan pernah kembali lagi ke Litchfield karena dipindahkan tiba-tiba ke Chicago, untunglah dikembalikan lagi ke Litchfield meskipun Alex tidak kembali-kembali. Jika pertama kalinya Piper di Litchfield dengan seragam orange nampak begitu lemah dan polos, maka kedua kalinya ia mengenakan seragam orange berhasil menunjukkan bahwa ia pun memiliki taring. Malah sempat memarahi anak baru yang menyebalkan,

Dan kali ini kita akan melihat masa lalu Lorna Morello yang sepanjang season 1 terus-terusan meributkan tunangannya yang bernama Christopher itu. Pas season 1, saya rada sebel dengannya tapi setelah melihat masa lalunya dengan Christopher dan penyebab dia terdampar di Litchfield, rasanya jadi kasihan. Poor Morello :(

Jika season 1 lebih banyak hal konyol yang terjadi, maka season 2 ini terasa lebih serius dengan korupsi yang dilakukan Fig, kelicikan Vee untuk menguasai penjara, dan masalah Kumis Mesum X Daya X Bennet. Dan Alex Vause yang hanya muncul di beberapa episode saja membuat mood nonton jadi menurun meskipun tetap semua tokoh yang ada di serial ini memiliki kisah yang sangat menarik sehingga saya tetap menontonnya hingga selesai.

RATE:
8/10

"I'm a lone wolf and a vicious one. Don't make me rip your throat out with my teeth"

No comments :

Post a comment