Sunday, 29 January 2017

[Review] Cek Toko Sebelah (2016)


Akhirnya saya kesampaian juga nonton film yang resmi masuk ke dalam jajaran 10 film Indonesia terlaris sepanjang masa ini! Biarpun telat sebulan nontonnya, yang penting nonton toh...

Koh Afuk (Kin Wah Chew) seorang lelaki tua pemilik toko sembako yang berniat untuk pensiun dari berdagang. Erwin (Ernest Prakasa) dipilih sebagai penerusnya padahal Erwin sendiri ingin meneruskan karirnya ke Singapura. Yohan (Dion Wiyoko) sebagai anak sulung diam-diam memendam cemburu pada adiknya yang selalu dinilai lebih baik darinya. Apa jadinya drama keluarga ini?

Ernest mengambil ide yang sangat baik dari masalah yang sering dialami keluarga. Sebagai turunan chinese yang juga hidup dari toko, kisah dalam film ini terasa dekat dalam hidup saya. Kalau kalian punya toko keluarga, pastilah kalian akrab dengan sinopsis cerita ini. Orang tua ingin anaknya melanjutkan, sementara anaknya lebih suka melanjutkan karir di korporat. Begitu juga soal sibling rivalry yang sering berlanjut sampai dewasa.

Dengan unsur komedi yang dihadirkan jajaran para komika sebagai pemeran pendukung, Cek Toko Sebelah menjadi film keluarga dengan humor yang segar penuh tawa. Kalau kalian punya orang tua, boleh tuh dibawa nonton. Banyak yang membawa orang tuanya yang sudah sepuh menonton dan guyonannya juga masih dipahami orang tua. Btw, ada Kaesang Pangarep, anaknya Pak Jokowi yang tampil sebagai cameo juga.

Dari segi akting, karakter yang paling menarik perhatian tentu Koh Afuk serta pasangan Yohan dan Ayu. Koh Afuk tipikal engkoh-engkoh pemilik toko yang bakal kalian temui di pasar saat belanja. Sementara Yohan dan Ayu banyak dikomentari sebagai pasangan yang bikin iri saking bagusnya chemistry Dion Wiyoko dan Adinia Wirasti di sini. Lagipula, tentulah kalian semua menginginkan punya pasangan yang pengertian dan selalu mendukung seperti Ayu kan? Saya paling suka adegan saat Ayu memeluk menenangkan Yohan yang kecewa mendengar ayahnya mewariskan toko pada adiknya. Well, ingat mantan... :(

Saya tidak nonton Ngenest (2015), jadi saya tidak bisa membandingkannya dengan Cek Toko Sebelah. Ini adalah pertama kalinya saya nonton film dari Ernest Prakasa dan sukses bikin saya setuju dengan segala macam pujian bagi film ini. Ernest Prakasa sudah saya masukkan ke dalam daftar nama penjamin mutu film. Yang belum nonton, buruan nonton deh! Pak Jokowi dan Pak Ahok aja udah nonton, masa kamu belum?

RATE : 
8/10

No comments :

Post a comment