Saturday, 3 September 2016

[Review] Don't Breathe (2016)


Memangnya kenapa gak boleh bernapas sih? Pertanyaan soal judulnya itu akan terjawab kalau kamu menonton film ini. Don't Breathe menceritakan tentang tiga perncuri muda yang berencana menggasak rumah seorang kakek buta pensiunan tentara yang menyimpan uang USD300 ribu di rumah.

Terdengar mudah? Apa sih susahnya merampok rumah kakek tua yang buta? Kamu bakal kaget saat sadar kakek ini masih menyimpan keahlian semasa mudanya sebagai tentara. Dan berbalik malah si kakek (Stephen Lang) yang meneror ketiga penyusup di rumahnya.
Sekilas sinopsisnya agak mirip dengan People Under The Stairs (1991) tentang niat awal merampok rumah tapi ternyata pemilik rumahnya lebih menakutkan dari si perampok. Seperti khas film thriller slasher ala ala Scream, I Know What You Did Last Summer, tokoh utama kita dalam Don't Breathe adalah seorang cewek bernama Rocky (Jane Levy). Bersama Alex (Dylan Minnette) dan Money (Daniel Zovatto), Rocky berencana menggunakan uang simpanan si kakek untuk untuk bisa membawa adiknya pindah dari ibu mereka yang pemabuk.

Biarpun diberi embel-embel dari pembuatnya Evil Dead, saya belum nonton Evil Dead dan sengaja tidak nonton trailernya Don't Breathe juga untuk memaksimalkan unsur kejutan saat menonton film ini. Dan film arahan Fede Alvarez ini sukses mencekam penonton dengan ketegangan yang dihadirkan saat para pencuri harus bermain kucing-kucingan berbahaya dengan sang pemilik rumah.

Salah satu hal menarik dalam film ini adalah pergerakan kamera yang menelusuri rumah si kakek dengan ala ala menembus batas ruangan menimbulkan nuansa yang kian mencekam. Dan terutama adegan kucing kucingan di ruang bawah tanah yang menegangkan. Adegan syuting yang dilakukan benar-benar dalam kondisi ruangan gelap sukses membuat penonton ikut merasakan ketegangan mereka.

Biar tokoh utama kita adalah kriminal, namun penonton dibawa bersimpati pada kehidupan Rocky dengan ibunya yang pemabuk sehingga Rocky kekeuh mendapatkan USD300 ribu tersebut dan penonton malah jadi ikut mendukungnya lepas dari si kakek yang seharusnya korban. Begitupun dengan latar belakang kenapa si kakek bisa menjadi sangat sinting terhadap para penjahat itu akan terjawab di pertengahan film nanti.

Sampaikan hormatmu pada Stepehen Lang yang sukses memerankan seorang kakek yang terlihat lemah karena buta namun berubah menjadi beringas dan mimpi buruk bagi penjahat yang menyusup masuk ke rumahnya. Kalau kamu berencana akan mencuri, lebih baik tonton film ini agar kamu mengurungkan niatmu.

Btw, perhatikan soal sepatu dan jendela. Kalian akan menemukan sedikit plot hole. Tenang saja, tidak mengganggu keseluruhan cerita kok :D

RATE:
8.5/10

No comments :

Post a Comment