Friday, 25 December 2015

[Review] Joy Ride (2001)


Saya tertarik untuk mendownload film ini setelah menemukan nama J. J. Abrams sebagai penulisnya, pengen liat saja bagaimana jadinya jika J. J. Abrams yang diidentikkan dengan Star Trek dan baru-baru ini menyutradarai Star Wars: The Force Awakens malah membuat film thriller? Dan kemudian saya kaget saat menemukan nama Paul Walker di film ini. Joy Ride dirilis pada 2001, tahun yang sama dengan dirilisnya The Fast and the Furious yang franchisenya kelak akan melambungkan nama Paul Walker. Menarik sekali, saya tambah penasaran dengan film ini :p

Film dimulai dengan liburan musim panas dan dua bersaudara Lewis (Paul Walker) dan Fuller (Steve Zahn) menempuh perjalanan darat untuk menjemput teman, Venna Wilcox (Leelee Sobieski) sebelum pulang ke rumah. Iseng-iseng main dengan radio CB, keduanya menyamar jadi cewek dengan nickname "Candy Cane" mengerjai sopir truk yang bernickname "Rusty Nail". Yeah, kalau jaman sekarang seperti cowok main-main di chatroom mIRC, Omegle atau sejenisnya, pura-pura jadi cewek dan menggoda cowok mesum.

Dan mereka berdua kena batunya. Kalau kebanyakan orang hanya marah-marah atau ngajak gelut setelah dikerjai seperti itu, Rusty Nail bukan orang biasa. Dia mengejar dua bersaudara itu menuntut balas. dan dimulailah adegan kejar-kejaran sedan dengan truk trailer besar yang dikendarai psikopat. Lepas dari kejar-kejaran dan berhasil menjemput Venna, ternyata Rusty Nail belum puas. Dia menculik Charlotte, teman Venna dan mengancam akan membunuhnya jika Lewis dan Fuller tidak menuruti kemauannnya.

Saya tidak akan mengomentari akting Paul Walker di sini, saya yakin kalian sudah melihat seperti apa aktingnya di tujuh serial franchise Fast & Furios. Di sini, saya malah lebih tertarik dengan Rusty Nail. Saya sangat menyukai konsep karakter Rusty Nail dan cerita yang dibuat J. J. Abrams dan Clay Tarver ini. Konsep iseng ngerjain orang, korbannya ternyata psycho, lalu balas dendam pada para orang iseng itu menarik.  You know, he is crazy but he is awesome! Dia orang yang menjadi korban lelucon lalu dia bisa memberi pelajaran dengan caranya sendiri dan selera humor yang menakutkan. Kira-kira yang ingin dia katakan adalah: "Hey! You wanna play with me, now I will make you regret!"

Film ini bukan film yang memunculkan banjir darah. Memang ada darah, tapi belum sampai ke gore. Yah, ibaratnya darah yang tumpah di film ini belum bergalon-galon, hanya segalon saja. Yang disoroti di sini adalah ketegangan Lewis dan Fuller saat sadar Rusty Nail adalah psikopat yang sedang mencari mereka dan usaha mereka untuk kabur. Dan ketegangan yang dimunculkan sukses membuat penonton tetap bertahan dan penasaran mengetahui apakah Lewis cs bisa lolos dari Rusty Nail, dan tambahan tawa dari bumbu humor yang dilontarkan karakter Fuller yang slengean.

Joy Ride dibuatkan sekuel DVD pada 2008 dan 2014. Pemainnya bukan Paul Walker lagi, namun Rusty Nail tetaplah antagonis utamanya. Cerita masih akan berkisar tentang gerombolan anak muda yang sial bertemu dengan Rusty Nail dan membuatnya marah. Saya mendownload habis semuanya karena penasaran dengan dengan trik hukuman apa yang akan diberikan pada para orang iseng itu. Mirip SAW dalam versi lebih ringannya dan darah lebih sedikit.

Menariknya adalah, Rusty Nail dalam tiga seri Joy Ride ini diperankan oleh tiga aktor yang berbeda. Dan semuanya membawakan Rusty Nail dengan gayanya masing-masing. Untuk Joy Ride 1 ini, Rusty Nail diperankan oleh Matthew Kimbrough, namun suaranya di radio CB akan disuarakan oleh Ted Levine. Saya kurang mengerti kenapa harus diperankan terpisah begitu karena penampakan Rusty Nail sendiri hanya muncul sebentar dan lebih banyak terdengar suaranya saja. Mungkin karena suara Ted Levine terkesan lebih mengancam dan berbahaya?

Joy Ride digolongkan ke class-B-thriller, yang intinya tidak usah banyak mikir, silahkan ditonton dan nikmati saja. Untuk pemula thriller yang belum terlalu bisa menikmati banjir darah, Joy Ride cocok sebagai film permulaan. Dan anggap saja nostalgia bisa melihat Paul Walker muda di film ini.

RATE:
7.5/10

No comments :

Post a comment