Sunday, 6 December 2015

[Review] Kedai Filosofi Kopi dan Kedai Uncle'Do

Terletak di dalam kompleks Blok M Square di pintu masuk Blok M Square, Kedai Filosofi Kopi ini merupakan lokasi syuting film "Filosofi Kopi" yang diangkat dari bukunya Dee Lestari. Berhubung saya bukan orang yang tergila-gila pada kopi, maka saya tidak bisa mereviewkan bagaimana rasa kopi di sini, apakah sehebat yang digambarakan dalam film atau tidak. Saya hanya akan mereviewkan lokasi dan interiornya saja.


Kedai Filosofi Kopi ini berada di lantai satu sebuah bangunan tua. Kelihatannya hanya lantai satu saja yang dipakai, lantai dua dan lantai tiga sepertinya tidak dipakai saking tidak terawatnya. Tapi justru itu yang memberikan kesan old school dari tampilan luarnya. Karena lantai satu yang tidak terlalu luas, maka pengunjung biasa duduk sampai keluar. Untunglah trotoar depannya lebar dan berada dalam kompleks Blok M Square yang tidak terlalu ramai kendaraan. Kalau lokasinya di trotoar tepi jalan raya, dipastikan dari niat ngopi malah berakhir dengan keracunan asap knalpot.




Interior dalamnya benar-benar persis dengan yang ada dalam film. Masuk ke dalam langsung disambut dengan meja kasir dan barista beserta perlengkapannya yang berada di tengah ruangan. Ssttt! Kadang-kadang akan ada Jody (Rio Dewanto) dan Ben (Chicco Jerikho) datang ke kedai ini untuk melayani pengunjung juga. Sayang sekali saya datang saat mereka tidak ada.




Yang menyukai kopi akan senang sekali melihat bagaimana barista meracik kopi pesanan dan segala macam alat-alat yang berhubungan dengan kopi bisa dilihat dengan jelas oleh pengunjung. Sementara interior dalamnya didesign dengan gaya industrial dengan lukisan dan quote tentang kopi berada di tembok. Pembaca dan penonton Filosofi Kopi tentu wajib datang ke sini untuk melihat seperti apa dunianya Ben dan Jody seperti yang ada dalam film.





Di samping mesin kasir diletakkan toples yang diperuntukkan tips dengan tulisan "cuan" alias untung. Yang nonton filmnya minimal akan tersenyum saat melihat toples ini :D

Seperti yang saya tulis di atas, saya bukan orang yang tergila-gila pada kopi. Karena itu saya main aman saja memesan ice chocolate seharga 35k include service, exclude tax. Mengenai harga, standar bagi yang memang suka ngopi-ngopi cantik. Tapi harganya lumayan bagi saya yang lebih senang makan berat ketimbang ngopi cantik :(

Daftar menu yang buram saat difoto.

Kiri ke kanan : Lychee Tea, Red Velvet, Ice Chocolate.

French fries dalam ember.

Untuk yang suka asam, pesan saja Lychee Tea. Untuk Red Velvet dan Ice Chocolate, keduanya sebenarnya hampir mirip rasanya. Tapi Red Velvet lebih manis mirip Milo, sementara Ice Chocolate tidak terlalu manis. Untunglah saya memesan Ice Chocolate karena saya tidak terlalu suka yang manis. Kedai Filosofi Kopi juga menyediakan snack untuk dikunyah sambil ngobrol. French fries di sini enak, bumbunya tidak terlalu asin tapi pas. Disajikan dalam ember aluminium kecil membuatnya terlihat menarik.

Setelah Kedai Filosofi Kopi, review selanjutnya adalah Kedai Uncle'Do di Tebet. Tidak, ini bukan Uncle Do yang barbershop itu. Saya juga tidak tahu kenapa namanya mirip. Apakah pemiliknya sama? Entahlah...

Tebet jelas merupakan surga makanan, sepanjang jalan kiri kanan berderet tempat makan. Untunglah saya datang sore sekitar jam 4 saat baru buka sehingga masih sepi. Konon kalau sudah jam makan malam, akan sangat ramai di sini.




Menu andalan di sini adalah Sate Taichan. Jika umumnya sate dibumbui kacang atau kecap setelah dibakar, maka sate Taichan adalah kebalikannya, sebelum dibakar sudah diberi bumbu dulu sehingga selesai dibakar bisa langsung dimakan dengan rasa rasa gurih. Sate Taichan pedas manis diberi bumbu kacang, sementara yang original adalah hanya memakai saus cabe orange seperti foto di atas. Saya sarankan untuk memesan Taichan pedas manis tapi minta saus originalnya terpisah juga. Sehingga sambil menikmati yang pedas manis juga bisa dicocol saus pedasnya. Kalau hanya pesan yang original, dikhawatirkan akan terlalu pedas.

Mengenai harga, tidak terlalu mahal mengingat porsinya memang agak kecil. Sepuluh tusuk seharga 17k tidak terlalu mengenyangkan bagi saya. Kalau mau makan kenyang, seharusnya saya pesan dua puluh tusuk sekalian.

Tidak, itu bukan kuku tangan saya...


Kedai Filosofi Kopi
Kompleks Blok M Square
Melawai - Jakarta Selatan

Kedai Uncle'Do
Jl. Tebet Raya No. 52
Jakarta Selatan

No comments :

Post a comment