Sunday, 19 July 2020

[Review] Old Guard (2020)

(thejakartapost.com)
Sekelompok manusia immortal hidup berkelana dari masa ke masa di bawah pimpinan Andy (Charlize Theron). Menjadi prajurit bayaran adalah cara mereka memperoleh uang untuk biaya hidup. Setelah 200 tahun hanya berkelana berlima, mereka mendapat penglihatan munculnya satu lagi immortal baru.

Film Old Guard diangkat Netflix dari seri komik berjudul sama. Meski belum seterkenal para superhero DC dan Marvel, Old Guard memiliki fans garis keras sendiri. Hingga saat ini, komik ini telah terbit hinggal volume 4 dan seri kelima dijadwalkan terbit Juli 2020 namun terkendala pandemi Corona.

Villain dalam film ini adalah Merrick, CEO perusahaan farmasi yang mengincar rahasia hidup abadi para immortal untuk keuntungan perusahaan. Hidup abadi adalah hal yang banyak diinginkan orang. Coba ingat berapa banyak film di mana villainnya menginginkan hidup abadi. Pada kenyataannya, jadi immortal tak sepenuhnya menyenangkan. Memang punya banyak cadangan nyawa itu membuat lebih pede dan fast self healing juga menguntungkan dalam pertarungan.

Namun, ada juga tekanan mental yang terjadi seperti cerita Booker yang terus hidup sementara keluarganya terus menua dan meninggal, saat anak bungsunya meninggal karena kanker dan dia tidak bisa berbuat apa-apa. Kesepian sendirian ditinggal orang-orang yang dikenal mejadi salah satu hal yang menghantui mereka. 

Bisa dibilang, action dalam film Old Guard berada dalam kategori standar. Namun, kisah pribadi para immortal ini menjadi hal yang menarik untuk digali lagi. Dalam klipingan agen CIA yang menyelidiki mereka, nampak bahwa Andy cs sudah hidup ratusan bahkan ribuan tahun. Sejak era perang dengan pedang naik kuda sampai pakai senapan modern. Tentu banyak sekali hal yang sudah mereka alami dan bisa menjadi bahan film berikutnya. Kalau melihat ending filmnya, memang besar kemungkinan sekuel akan segera menyusul.

No comments :

Post a comment