Saturday, 21 October 2017

[Review] Happy Death Day (2017)

(twitter.com)
Konsep time looping merupakan salah satu konsep film yang menyenangkan. Tentu saja dibarengi dengan kebingungan tokoh utamanya saat menyadari ia terus mengulang-ulang hari yang sama dengan berbagai kemungkinan yang bisa ditempuhnya dalam hari tersebut.

Tree Gelbman (Jessica Rothe), tipikal anak gaul yang senang party suatu hari terbunuh tepat di hari ulang tahunnya. Mendadak dia terbangun lagi di hari yang sama, dan terus berulang berusaha menjalani semua kemungkinan untuk bisa meloloskan diri dari pembunuh bertopeng bayi. Hari ulang tahun yang menyenangkan menjadi hari kematian yang harus terus diulang oleh Tree. Meskipun bisa mengulang terus, namun tubuhnya yang terus melemah menandakan bahwa bukan berarti nyawanya tak terbatas.

Konsep time looping dipadu dengan pembunuh bertopeng dan bumbu komedi kefrustasian Tree menjadi daya tarik utama film ini. Mengumpulkan daftar tersangka, membuntuti satu demi satu, hingga menyiapkan pertahanan diri sepertinya percuma jika memang ditakdirkan mati di hari tersebut. Di sisi lain, Tree yang menjalani hari yang sama terus-menerus mulai melihat arti hidupnya lewat hal kecil yang harus bolak-balik dijalaninya, khas film-film bertema time looping seperti About Time.

Meskipun ada pembunuh bertopeng berkeliaran ala slasher, namun sedikit pembantaian yang muncul di film ini. Korban utamanya tentu saja selalu Tree dengan beberapa orang kadang ikut terbunuh saat ia mengulang kematiannya. Untuk penyuka slasher, mungkin Happy Death Day kurang memuaskan. Namun film ini bisa menjadi tontonan bagus bagi penyuka film ringan dengan sedikit sentuhan darah.

No comments :

Post a comment