Saturday, 29 July 2017

[Review] War for the Planet of the Apes (2017)

(denofgeek.com)

Penasaran bagaimana akhir trilogi planet kera ini? War for the Planet of the Apes adalah jawabannya. Bertemu lagi dengan Caesar (Andy Serkis) dan kawanannya yang mengalami mutasi sehingga menjadi primata dengan kecerdasan tinggi, kali ini mereka mengalami kesulitan dalam bersembunyi. Berusaha menghindari interaksi dengan manusia tidak menjamin manusia tidak memerangi mereka. Tetap saja ada pasukan dipimpin seorang Kolonel ambisius (Woody Harrelson) yang mencari lokasi kawanan primata ini untuk memusnahkannya.

Visual effect tentu saja dipakai habis-habisan dalam film ini demi menampilkan kawanan kera dengan gerak-gerik yang halus. Dan tentu saja Andy Serkis sangat sempurna memerankan Caesar. Ekspresi wajahnya terutama sangat berperan penting dalam film ini. Caesar memiliki tampil dengan berbagai ekspresi yang dengan mudah ditangkap penonton, marah, bingung, hingga sedih.

Dari segi jalan cerita, menarik sekali sebenarnya bagaimana separuh film ini nyaris tanpa dialog verbal. Lebih banyak mengandung dialog via bahasa kera dan bahasa isyarat yang diterjemahkan dengan subtitle. Meskipun begitu, namun penonton tetap menyimak dengan serius mengikuti perjalanan Caesar yang berusaha melindungi kawanannya. Bahkan penonton bersimpati dengan kemarahan dan kesedihan Caesar meskipun ia bukan manusia.

Mungkin kalian akan agak bertanya-tanya dengan ending yang seperti menggantung dari film ini. Memang War for the Planet of the Apes adalah akhir dari trilogi, namun Fox sebagai rumah produksinya menjanjikan akan ada spin off dari trilogi planet kera ini. Sejak film pertama, kisah menyorot pada Caesar dan kawanannya. Kemunculan Bad Ape dalam film ketiga ini menujukkan adanya kera lain di luar kawanan Caesar. Penasaran bagaimana kehidupan mereka? Tema tersebut yang akan diambil Fox sebagai spin off kelak.

No comments :

Post a comment