Monday, 4 July 2016

[Review] Orange Is The New Black Season 4 (2016)


Sudah tayang selama 4 season, sejauh ini Season 4 yang tayang tahun ini adalah yang paling keras! Baru season ini ada bentrok keras antar kubu yang mengakibatkan kekacauan. Dengan masuknya para tahanan tambahan menyebabkan Litchfield overload. Akibatnya lama kelamaan tahanan Litchfield terpecah dalam kubu Latina, Negro, dan White. Dan masing-masing kubu mulai berusaha membangun kekuasaannya di Litchfield.

Jika awal Season 1 menunjukkan tokoh utamanya adalah Piper Chapman, maka Season 4 ini semua orang adalah tokoh utamanya. Nyaris semua tokoh mendapat sorotan di sini. Di Season 3, Piper yang menjadi gangster bisnis celana dalam bekas dijatuhkan oleh kubu Latina yang didalangi Maria Ruiz. Selain itu, akhirnya penonton bisa juga melihat masa lalu Brook Soso dan Flores Blanca. Kedua sosok ini memang bikin saya penasaran dengan masa lalunya.

Kembali ke Season 3 saat para officer lama memutuskan resign karena kecewa dengan manajemen Litchfield yang baru, sekarang Litchfield kedatangan officer baru yang merupakan mantan tentara. Awalnya biasa saja, namun lama kelamaan mulai ada yang aneh dengan mereka, terutama dengan Captain Piscatella.

Alex Vause yang nyaris mati di akhir Season 3 syukurlah berhasil tetap hidup meskipun sempat membuat kericuhan gara-gara tidak tampil dalam trailer Season 4. Kali ini hubungan Piper dan Alex hanya disorot sedikit karena Alex kebingungan menyembunyikan rahasianya dan Piper yang ditekan oleh kubu Latina. Namun tenang saja, Season 4 ini tidak akan membosankan meski hubungan mereka bukan menjadi fokus utama.

Season 4 diwarnai dengan tensi tegang dan minim komedi, namun tetap memberikan selingan tawa bagi penonton. Dan penonton kelihatannya akan berteriak di akhir Season 4 ini saat Litchfield akan selamanya kehilangan seorang tokoh. Season 4 pun berakhir menggantung dengan adanya kerusuhan besar yang dilakukan para tahanan untuk menuntut pergantian manajemen.

RATE :
8.1/10

No comments :

Post a comment