Sunday, 8 November 2015

[Review] Le Bridge

Selama ini, yang gw kunjungi tiap kali ke Ancol adalah Dufan, Gelanggang Samudra, Sea World. Itu aja terus selama bertahun-tahun. Gw belum penah mampir ke bagian lain dari Ancol.

Dan akhirnya Sabtu lalu gw berkunjung ke bagian lain dari Ancol, yaitu Le Bridge.

Jadi ini semacam kafe yang ada di tengah laut. Tenang saja, kalian gak disuruh berenang untuk bisa sampai ke sana kok. Ada jembatan kayu yang menghubungkan Ancol Lagoon Beach dengan Le Bridge.

Berhubung perginya udah sekitar jam 7 malam, maka jembatannya udah gelap, bantuan penerangan hanya dari lampu lampu di tepi pantai. Gelap tapi gw suka karena pemandangan pantai saat malam hari tanpa ada gangguan cahaya kelewat terang adalah yang paling bagus :)

Ada tukang foto langsung jadi juga. Mungkin ada yang berminat berfoto dengan latar pantai malam Ancol? :p

Konsep Le Bridge adalah satu bangunan bulat terbuka di tengah laut dengan atap. Yang dikasih lampu cuma di bagian kasir dan dapurnya saja. Meja-meja tamu dikasihnya lilin satu di tengah meja. Pilihannya bisa duduk menghadap lautan lepas atau mau menghadap pantai Ancol yang gemerlap. Dan keduanya adalah pilihan yang sama-sama menarik, hanya saja gw lebih suka pemandangan laut yang gelap sih.

Come to this place at night. Trust me, this place is very very perfect for first date dinner :)

(Sumber : Google)

Satu satunya masalah gw adalah posisi duduk gw membuat angin laut terus terusan niup leher gw. Salah salah bisa masuk angin ini mah :|

Harga makanan standar sih, yang gw pesen cuma Fruit Punch yang asem banget seharga 25k karena pada belum mau makan berat. Gak bakal terlalu nguras kantong sih kalau mau bawa gebetan atau pacar ke sini :p

(Sumber : Google)

No comments :

Post a Comment